INSTALASI DAN KONFIGURASI LAN PADA SYSTEM OPERASI WINDOW
LAN (Local Area Network) merupakan jenis jaringan yang menghubungkan dua atau lebih workstation dalam satu jaringan local yang tidak terlalu luas, misalnya dalam satu ruang atau satu gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan LAN yaitu :
1. Peer to peer
2. Client-Server
Jaringan peer-to-peer merupakan jenis jaringan yang menghubungkan beberapa workstation dimana setiap workstation mempunyai kedudukan yg sama. Dalam artian masing-masing WS berbagi sumber daya. Sedangkan, jaringan Client-Server, dapat dilihat dari namanya, dimana terdapat WS yg berfungsi sebagai server yang menyediakan sumber daya yg diberikan kepada tiap-tiap client.
1. Instalasi jaringan LAN beberapa hal yg
diperlukan
dalam
instalasi ini seperti:
- Kabel UTP
- konektor RJ-4
- Tang Crimping
- Lan Tester (optional)
- LAN Card (NIC)
Mengidentifikasi Komputer Dalam Jaringan
Komputer dengan sistem operasi Windows 7 yang terhubung dalam jaringan harus menggunakan nama yang unik sebagai pengenal untuk menghindari adanya tumpak tindih dengan komputer lain. Pemberian nama komputer dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
Ø Klik start → Kontrol panel
Ø Klik system dan security → System
Ø Klik advance system setting
Ø Klik tab komputer name, kemudian muncul kotak dialog untuk memasukan deskripsi komputer dalam jaringan.
Ø Jika kamu ingin mengubah nama komputer yang telah ada, klik tombol change, kemudian isikan nama baru untuk komputermu pada kotak kamputer name dan tyentukan nama grup jaringan komputermu pada kotak workgroup.
Ø Klik ok. Kotak dialog konfirmasi akan memintamu merestar komputer agar pengaturan system yang telah dilakukan.
Menginstal dan Mengkonfigurasi Network Interface Card
Network Interface Card (NIC) harus di pasang di dalam komputer, agar komputer dapat berinteraksi dengan jaringan. Jika komputer memiliki NIC yang terintegrasi dengan motherboard, NIC lain tidak perlu di tancapkan pada slot kosong di motherboard.
Setelah NIC di pasang slot komputer secara benar selanjutnya driver jaringan harus diinstal driver NIC yang di butuhkan. Status NIC dapat di lihat dengan cara berikut :
Ø Klik star→ Kontrol Panel
Ø Klik system dan security → System
Ø Klik Advance system setting
Ø Klik tab hardware. Kemudian klik tombol Device Manager
Ø Kamu dapat melihat jenis NIC yang terinstal pada item network adapters dalam jendela device manager.
Ø Kamu dapat memperbaharui driver NIC dengan klik ganda icon NIC→ Klik tab driver→ klik tombol update driver.
2.1.3 Pengaturan TCP atau IP
Setelah Network Interface Card (NIC) di pasang dalam komputer, jaringan dapat di atur dalam komputer tersebut. Jika NIC pada komputer belum aktif, kamu dapat mengaktifkannya dengan cara di bawah ini:
Ø Klik start -> Control Panel -> klik ganda ikon Network Connection -> klik kanan pada ikon NIC atau ikon Local Area Connection -> klik enable.
Ø klik kanan pada ikon NIC atau ikon Local Area Connection -> klik properties -> akan muncul jendela LAN Properties -> double klik pada Internet Protocol (TCP/IP) -> akan muncul form seperti disamping.
Ø Pilih Obtain an IP address Automaticaly -> IP address dan subnet mask dapat diisi otomatis menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)
Ø Atau pilih Use The Following IP Address -> kemudian dengan cara manual menuliskan IP address, subnet mask, Getaway(Alamat Server), DNS seperti contoh disamping
Ø Ikon di pojok kanan bawah layar akan menandakan jaringan sudah konek atau belum.
a. IP address Automatically
Alamat IP akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan alamat IP secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok alamat IP yang dapat diberikan secara dynamic.
b. Use the Following IP address
Dengan cara ini alamat IP dan subnet mask diisi secara manual.
c. Isikan IP address sesuai dengan keinginanamu, misalnya 193.168.0.70 untuk komputer pertama, 193.168.0.71 untuk komputer ke 2 dan seterusnya.
d. Isikan subnet mask dengan 255.255.255.0
e. Masukan alamat server pada kotak devault gateway berupa 193.168.0.1
Jika di perlukan untuk mengaktifkan Domain Name System (DNS) isikan Preffered DNS server dan alteernate DNS server. Jika sudah selesai klik ok. Kamu akan melihat icon komputer pada task bar di pojok kanan bawah desktop. Gambar tersebut merupalkan indikator pengiriman dan penerimaan data oleh komputer.
2.2 MENGUJI JARINGAN
Setelah proses instalasi dan konfigurasi system jaringan selesai, maka perlu di lakukan pengujian terhadap jaringan tersebut. Hal ini di maksudkan untuk melihat apakah instalasi telah dilakukan dengan benar. Untuk melihat TCP/IP, salah satu caranya dapat dilakukan dengan instruksi ipconfig yang di jalankan pada program DOS.
Perintah ipconfig digunakan untuk melihat indikasi pada konfigurasi pada IP yang terpasang pada komputer. Perintah ipconfig dapat dijalankan dengan baik apabila network card telah terpasang di komputer. Ipconfig menampilkan informasi berdasarkan network card yang terpasang.
Untuk mendeteksi apakah hubungan komputerdengan jaringan sudah berjalan dengan baik, utilitas ping dapat digunakan. Utilitas ping dapat digunakan untuk memeriksa apakah jaringan sudah bisa berfungsi dan terhubung dengan baik.
Jika ping dilakukan untuk IP tidak dikenal, maka akan dikeluarkan pesan Destination Host Unreachable yang berarti alamat IP tidak di kenal atau tidak terjangkau dalam jaringan tersebut.
Jika Mendapatkan respons berarti jaringan belum bekerja dengan benar. Kesalahan dapat saja terjadi di system pengkabelan, kartu jaringan atau setup network.
Misalkan kamu telah menstup sebuah jaringan lain dengan alamat 193.168.0.87. Kamu dapat melakukan pengujian jaringan dengan perintah ping di mode dengan DOS dengan mengetik ping “193.168.0.87” dari terminal dengan alamat IP 193.160.93.
Status koneksi di atas menunjukan bahwa komputer telah terhubung dengan komputer yang memiliki alamat IP 193.168.0.87. Dengan demikian, pemasangan jaringan yang sudah kamu lakukan sudah benar.
Catatan: TTL adalah Time To Live yaitu batasan waktu agar paket data tersebut tidak mengambang di jaringan.
IPCONFIG
◦ Klik start -> Accessories -> Command Prompt -> ketik perintah ipconfig /all pada layar hitam -> tekan enter -> akan tampil hasil seperti gambar dibawah.
◦ Ipconfig digunakan untuk melihat indikasi konfigurasi IP yang terpasang padakomputer.
PING
◦ Perintah ping digunakan untuk menguji koneksi komputer dengan jaringan
◦ Klik start -> Accessories -> Command Prompt -> ketik perintah ping <spasi> no ip address pada layar hitam (contoh : ping 192.168.1.1)-> tekan enter -> akan tampil hasil seperti gambar dibawah:
◦ Jawaban “Reply from” berarti Koneksi berjalan baik
◦ Jawabab “Request Time Out” bberartialamat ip tidak dikenal dalam jaringan.
PENGERTIAN DAN MANFAAT SHARING DEVICE
Sharing Devices adalah proses pemakaian bersama perangkat komputer dalam suatu jaringan. Contoh yang paling umum adalah sharing printer, yaitu satu printer dapat digunakan semua komputer yang tergabung dalam suatu jaringan. Sebuah file atau folder juga bisa dishare agar dapat diakses oleh seluruh anggota lain pada jaringan, begitu juga disk drive atau cd room.
Fasilitas sharing atau pemakaian bersama ini dapat emnghemat waktu, tenaga, biaya, dan sumber daya. Kamu tidak perlu repot untuk pindah ke komputer, kamu dapat mencetak dokumen langsung dari komputermu, walaupun printer terpasang pada komputer lain.
Kamu juga tak perlu mengcopy file ke disket atau cd roo untuk memindahkan file ke komputer lain. Melalui fasilitas sharing folder, file di suatu komputer dapat di copy langsung ke komputer yang lain dalam suatu jaringan. Hal ini dapat emnghemat waktu dan biaya operasional.
} Sharing Device adalah proses pemakaian bersama perangkat komputer dalam suatu jaringan.
} Contoh : Sharing printer, Sharing Folder, Sharing DiskDrive dan sharing CD Rom
} Manfaatnya :
◦ Menghemat tenaga, biaya, waktu, dan sumber daya.
◦ Dapat menggunakan sumber daya komputer lain langsng dari komputer kita.
◦ Dapat mengcopy file pada komputer lain secara langsung dari komputer kita.
Menguji Jaringan, Sharing Printer dan Sharing Folder
Cara pengujiannya pun cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya :
Klik Start - Run
Ketikkan CMD lalu tekan OK/ Enter
Setelah jendela Command Prompt terbuka, kita cukup mengetik :
ping [spasi] IP Address yang ingin diuji konektivitasnya. Lalu, tekan enter.
Misal : ping 256.10.23.4
Kemudian, perhatikan respon yang muncul setelah kita menekan enter. Ada 3 kemungkinan :
Reply from : terjadi koneksi
Request Time Out : tidak terjadi koneksi sama sekali
Destination Host Unreachable : paket data yang dikirim tidak sampai di tujuan.
Source image : allaboutcyber.blogspot.com
LANGKAH-LANGKAH SHARING PRINTER
Sharing printer ini merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut model pemakaian satu printer untuk beberapa pengguna.
Setelah dilakukan uji jaringan dan ternyata koneksi jaringan sudah terhubung dengan baik, sharing printer dapat segera dilakukan.
Berikut tata caranya :
Setting Shared Printer Pada PC Host/ Server
Buka fasilitas sharing printer pada komputer yang memiliki printer. Apabila di warnet, komputer ini sering disebut dengan komputer server. Pastikan juga drive printer sudah terinstall dengan baik.
Buka Control Panel - Printer and Faxes
Klik kanan printer yang akan di-sharing.
Pilih sharing.
Setelah itu, akan muncul Tab Sharing Properties - Pilih Share this Printer - kemudian beri nama printer sesuai dengan keinginan - OK.
Apabila ada permintaan CD Windows atau konfirmasi dari Printer Sharing, pilih saja 'Just Enable File and Printer Sharing'. OK
Setting Share Printer pada Komputer Client
Buka Control Panel - Printer and Faxes - Add a Printer
Akan muncul Add Printer Wizard – Next
Pilihlah tipe Printer yang akan digunakan - Pilih Network Printer – Next
Browse Printer pada jaringan – Next
Selanjutnya, komputer akan mengonfirmasi apakah komputer yang dipilih akan dijadikan printer utama - Yes – Next
Akhiri Wizard dengan menge-klik Finish
LANGKAH-LANGKAH SHARING FOLDER
Seperti pada sharing Printer, langkah-langkah sharing folder ini juga cukup mudah.
> Apabila kita juga memberi tanda centang pada Allow Network Users to Change my Files, berarti folder yang di-share tersebut dapat di-edit oleh seluruh pengguna di dalam jaringan.
>OK
instalasi ini seperti:
- Kabel UTP
- konektor RJ-4
- Tang Crimping
- Lan Tester (optional)
- LAN Card (NIC)
Mengidentifikasi Komputer Dalam Jaringan
Komputer dengan sistem operasi Windows 7 yang terhubung dalam jaringan harus menggunakan nama yang unik sebagai pengenal untuk menghindari adanya tumpak tindih dengan komputer lain. Pemberian nama komputer dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
Ø Klik start → Kontrol panel
Ø Klik system dan security → System
Ø Klik advance system setting
Ø Klik tab komputer name, kemudian muncul kotak dialog untuk memasukan deskripsi komputer dalam jaringan.
Ø Jika kamu ingin mengubah nama komputer yang telah ada, klik tombol change, kemudian isikan nama baru untuk komputermu pada kotak kamputer name dan tyentukan nama grup jaringan komputermu pada kotak workgroup.
Ø Klik ok. Kotak dialog konfirmasi akan memintamu merestar komputer agar pengaturan system yang telah dilakukan.
Menginstal dan Mengkonfigurasi Network Interface Card
Network Interface Card (NIC) harus di pasang di dalam komputer, agar komputer dapat berinteraksi dengan jaringan. Jika komputer memiliki NIC yang terintegrasi dengan motherboard, NIC lain tidak perlu di tancapkan pada slot kosong di motherboard.
Setelah NIC di pasang slot komputer secara benar selanjutnya driver jaringan harus diinstal driver NIC yang di butuhkan. Status NIC dapat di lihat dengan cara berikut :
Ø Klik star→ Kontrol Panel
Ø Klik system dan security → System
Ø Klik Advance system setting
Ø Klik tab hardware. Kemudian klik tombol Device Manager
Ø Kamu dapat melihat jenis NIC yang terinstal pada item network adapters dalam jendela device manager.
Ø Kamu dapat memperbaharui driver NIC dengan klik ganda icon NIC→ Klik tab driver→ klik tombol update driver.
2.1.3 Pengaturan TCP atau IP
Setelah Network Interface Card (NIC) di pasang dalam komputer, jaringan dapat di atur dalam komputer tersebut. Jika NIC pada komputer belum aktif, kamu dapat mengaktifkannya dengan cara di bawah ini:
Ø Klik start -> Control Panel -> klik ganda ikon Network Connection -> klik kanan pada ikon NIC atau ikon Local Area Connection -> klik enable.
Ø klik kanan pada ikon NIC atau ikon Local Area Connection -> klik properties -> akan muncul jendela LAN Properties -> double klik pada Internet Protocol (TCP/IP) -> akan muncul form seperti disamping.
Ø Pilih Obtain an IP address Automaticaly -> IP address dan subnet mask dapat diisi otomatis menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)
Ø Atau pilih Use The Following IP Address -> kemudian dengan cara manual menuliskan IP address, subnet mask, Getaway(Alamat Server), DNS seperti contoh disamping
Ø Ikon di pojok kanan bawah layar akan menandakan jaringan sudah konek atau belum.
a. IP address Automatically
Alamat IP akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan alamat IP secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok alamat IP yang dapat diberikan secara dynamic.
b. Use the Following IP address
Dengan cara ini alamat IP dan subnet mask diisi secara manual.
c. Isikan IP address sesuai dengan keinginanamu, misalnya 193.168.0.70 untuk komputer pertama, 193.168.0.71 untuk komputer ke 2 dan seterusnya.
d. Isikan subnet mask dengan 255.255.255.0
e. Masukan alamat server pada kotak devault gateway berupa 193.168.0.1
Jika di perlukan untuk mengaktifkan Domain Name System (DNS) isikan Preffered DNS server dan alteernate DNS server. Jika sudah selesai klik ok. Kamu akan melihat icon komputer pada task bar di pojok kanan bawah desktop. Gambar tersebut merupalkan indikator pengiriman dan penerimaan data oleh komputer.
2.2 MENGUJI JARINGAN
Setelah proses instalasi dan konfigurasi system jaringan selesai, maka perlu di lakukan pengujian terhadap jaringan tersebut. Hal ini di maksudkan untuk melihat apakah instalasi telah dilakukan dengan benar. Untuk melihat TCP/IP, salah satu caranya dapat dilakukan dengan instruksi ipconfig yang di jalankan pada program DOS.
Perintah ipconfig digunakan untuk melihat indikasi pada konfigurasi pada IP yang terpasang pada komputer. Perintah ipconfig dapat dijalankan dengan baik apabila network card telah terpasang di komputer. Ipconfig menampilkan informasi berdasarkan network card yang terpasang.
Untuk mendeteksi apakah hubungan komputerdengan jaringan sudah berjalan dengan baik, utilitas ping dapat digunakan. Utilitas ping dapat digunakan untuk memeriksa apakah jaringan sudah bisa berfungsi dan terhubung dengan baik.
Jika ping dilakukan untuk IP tidak dikenal, maka akan dikeluarkan pesan Destination Host Unreachable yang berarti alamat IP tidak di kenal atau tidak terjangkau dalam jaringan tersebut.
Jika Mendapatkan respons berarti jaringan belum bekerja dengan benar. Kesalahan dapat saja terjadi di system pengkabelan, kartu jaringan atau setup network.
Misalkan kamu telah menstup sebuah jaringan lain dengan alamat 193.168.0.87. Kamu dapat melakukan pengujian jaringan dengan perintah ping di mode dengan DOS dengan mengetik ping “193.168.0.87” dari terminal dengan alamat IP 193.160.93.
Status koneksi di atas menunjukan bahwa komputer telah terhubung dengan komputer yang memiliki alamat IP 193.168.0.87. Dengan demikian, pemasangan jaringan yang sudah kamu lakukan sudah benar.
Catatan: TTL adalah Time To Live yaitu batasan waktu agar paket data tersebut tidak mengambang di jaringan.
IPCONFIG
◦ Klik start -> Accessories -> Command Prompt -> ketik perintah ipconfig /all pada layar hitam -> tekan enter -> akan tampil hasil seperti gambar dibawah.
◦ Ipconfig digunakan untuk melihat indikasi konfigurasi IP yang terpasang padakomputer.
PING
◦ Perintah ping digunakan untuk menguji koneksi komputer dengan jaringan
◦ Klik start -> Accessories -> Command Prompt -> ketik perintah ping <spasi> no ip address pada layar hitam (contoh : ping 192.168.1.1)-> tekan enter -> akan tampil hasil seperti gambar dibawah:
◦ Jawaban “Reply from” berarti Koneksi berjalan baik
◦ Jawabab “Request Time Out” bberartialamat ip tidak dikenal dalam jaringan.
PENGERTIAN DAN MANFAAT SHARING DEVICE
Sharing Devices adalah proses pemakaian bersama perangkat komputer dalam suatu jaringan. Contoh yang paling umum adalah sharing printer, yaitu satu printer dapat digunakan semua komputer yang tergabung dalam suatu jaringan. Sebuah file atau folder juga bisa dishare agar dapat diakses oleh seluruh anggota lain pada jaringan, begitu juga disk drive atau cd room.
Fasilitas sharing atau pemakaian bersama ini dapat emnghemat waktu, tenaga, biaya, dan sumber daya. Kamu tidak perlu repot untuk pindah ke komputer, kamu dapat mencetak dokumen langsung dari komputermu, walaupun printer terpasang pada komputer lain.
Kamu juga tak perlu mengcopy file ke disket atau cd roo untuk memindahkan file ke komputer lain. Melalui fasilitas sharing folder, file di suatu komputer dapat di copy langsung ke komputer yang lain dalam suatu jaringan. Hal ini dapat emnghemat waktu dan biaya operasional.
} Sharing Device adalah proses pemakaian bersama perangkat komputer dalam suatu jaringan.
} Contoh : Sharing printer, Sharing Folder, Sharing DiskDrive dan sharing CD Rom
} Manfaatnya :
◦ Menghemat tenaga, biaya, waktu, dan sumber daya.
◦ Dapat menggunakan sumber daya komputer lain langsng dari komputer kita.
◦ Dapat mengcopy file pada komputer lain secara langsung dari komputer kita.
Menguji Jaringan, Sharing Printer dan Sharing Folder
Cara pengujiannya pun cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya :
Klik Start - Run
Ketikkan CMD lalu tekan OK/ Enter
Setelah jendela Command Prompt terbuka, kita cukup mengetik :
ping [spasi] IP Address yang ingin diuji konektivitasnya. Lalu, tekan enter.
Misal : ping 256.10.23.4
Kemudian, perhatikan respon yang muncul setelah kita menekan enter. Ada 3 kemungkinan :
Reply from : terjadi koneksi
Request Time Out : tidak terjadi koneksi sama sekali
Destination Host Unreachable : paket data yang dikirim tidak sampai di tujuan.
Source image : allaboutcyber.blogspot.com
LANGKAH-LANGKAH SHARING PRINTER
Sharing printer ini merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut model pemakaian satu printer untuk beberapa pengguna.
Setelah dilakukan uji jaringan dan ternyata koneksi jaringan sudah terhubung dengan baik, sharing printer dapat segera dilakukan.
Berikut tata caranya :
Setting Shared Printer Pada PC Host/ Server
Buka fasilitas sharing printer pada komputer yang memiliki printer. Apabila di warnet, komputer ini sering disebut dengan komputer server. Pastikan juga drive printer sudah terinstall dengan baik.
Buka Control Panel - Printer and Faxes
Klik kanan printer yang akan di-sharing.
Pilih sharing.
Setelah itu, akan muncul Tab Sharing Properties - Pilih Share this Printer - kemudian beri nama printer sesuai dengan keinginan - OK.
Apabila ada permintaan CD Windows atau konfirmasi dari Printer Sharing, pilih saja 'Just Enable File and Printer Sharing'. OK
Setting Share Printer pada Komputer Client
Buka Control Panel - Printer and Faxes - Add a Printer
Akan muncul Add Printer Wizard – Next
Pilihlah tipe Printer yang akan digunakan - Pilih Network Printer – Next
Browse Printer pada jaringan – Next
Selanjutnya, komputer akan mengonfirmasi apakah komputer yang dipilih akan dijadikan printer utama - Yes – Next
Akhiri Wizard dengan menge-klik Finish
LANGKAH-LANGKAH SHARING FOLDER
Seperti pada sharing Printer, langkah-langkah sharing folder ini juga cukup mudah.
> Klik kanan Start – Explore
> Klik kanan folder yang ingin di-share - Pilih Sharing and Security
> Pastikan untuk memberi tanda centang pada Share this Folder on the Network> Apabila kita juga memberi tanda centang pada Allow Network Users to Change my Files, berarti folder yang di-share tersebut dapat di-edit oleh seluruh pengguna di dalam jaringan.
>OK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar